http://i1145.photobucket.com/albums/o517/uji_honda/honda-logo.gif

Tips Transmisi Matic Agar Awet

Pada Saat Parkir

1. Hindari menginjak pedal gas dan rem berbarengan.
2. Hindari berhenti di tanjakan dengan cara menekan pedal gas sewaktu tuas transmisi pada posisi D, karena   
    akan mengakibatkan mesin panas.
3. Hindari memindahkan posisi P sebelum seluruh roda berhenti bergerak atau kendaraan berhenti secara 
    sempurna karena akan mengakibatkan rusaknya transmisi.


Saat Berhenti

1. Dalam posisi D injak pedal rem
2. Tarik rem tangan jika perlu
3. Jika berhenti lama, gunakan posisi N. Pada saat berhenti, jangan memainkan pedal gas jika tidak dalam 
    posisi P atau N


Saat Melaju

1. Di jalan menanjak. Pastikan posisi persneling sudah benar, tekan pedal gas perlahan-lahan, rasakan 
    apakah mobil sudah bergerak, bila sudah lepaskan rem tangan dan mobil akan mulai bergerak.
2. Kondisi normal. Gunakan posisi D dan operasikan pedal gas dan rem saja.
3. Untuk sentakan. Tekan pedal gas sepenuhnya dengan mendadak untuk mempercepat laju kendaraan atau 
    mendahului mobil lain.
4. Di jalan turunan. Gunakan posisi 2 untuk mendapatkan efek pengereman mesin (engine brake), hindari 
    posisi D saat melaju turun atau posisi N di jalan tol yang menurun.
5. Untuk turunan curam. Gunakan posisi L untuk menahan laju kendaraan dan untuk kenyamanan serta  
    keamanan berkendara.


Langkah Pada Saat Akan Menjalankan Kendaraan

1. Injak pedal rem dengan kaki kanan (rem mutlak diinjak termasuk saat mengaktifkan AC, karena mobil 
    otomatis cenderung maju sendiri meski pedal gas belum diinjak).
2. Pindahkan tuas transmisi ke posisi D untuk maju dan R untuk mundur (agar mobil tidak loncat, jangan 
    menginjak pedal gas saat Anda memindahkan tuas transmisi)
3. Pastikan ketepatan posisi transmisi tersebut
4. Lepaskan rem tangan
5. Pelan-pelan lepas pedal rem, lalu tekan pedal gas secara hati-hati dengan kaki kanan (tekan pedal gas  
    secara bertahap. Untuk menambah kecepatan cukup tekan pedal gas saja).


Saat Akan Menghidupkan Mesin

1. Pastikan rem tangan terpasang
2. Injak pedal rem dengan kaki kanan
3. Pastikan tuas transmisi pada posisi P (Parkir)
4. Hidupkan mesin


Posisi Tuas Transmisi Yang Tepat Sesuai Kondisi Pengendara

1. P (Parkir): roda dalam posisi terkunci, digunakan pada saat parkir dan saat menghidupkan mesin.
2. R (Reverse/mundur): digunakan untuk berkendara mundur.
3. N (Neutral): netral/bebas dari koneksi dengan mesin. Digunakan saat menghidupkan mesin (namun untuk
    amannya, saat menghidupkan mesin diajurkan pada posisi P) atau saat berhenti lama (lampu merah)
4. D (Drive/maju): digunakan untuk berkendara, disini gigi transmisi berpindah secara otomatis sesuai
    kecepatan kendaraan.
5. 2 (Second): digunakan saat jalan menurun untuk mengurangi laju kendaraan (efek pengereman
    mesin/engine brake). Pada posisi ini, gigi transmisi hanya sampai pada gigi dua saja.
6. L (Low): digunakan di daerah yang banyak turunan curam, misalnya jalan pegunungan, yang sangat
    membutuhkan penahanan laju kendaraan dengan pengereman mesin/engine brake. Gigi transmisi tetap
    pada posisi gigi satu saja.